Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out
Tampilkan postingan dengan label AUTO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AUTO. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Februari 2010

Direcall, Komunitas Honda City Masih Adem Ayem


JAKARTA - Meski hari ini PT Honda Prospect Motor (HPM) mengeluarkan perintah penarikan ribuan Honda City, namun komunitas sedan ini tetap adem ayem saja.

Menurut Ketua Umum Honda Automotive Club Indonesia (HACI) yang membawahi komunitas Honda City, para pengguna sedan berlogo "H" tersebut masih tenang-tenang saja menanggapi berita recall ribuan Honda City di Indonesia.

"Sampai saat ini mereka yang dari komunitas Honda City masih tenang-tenang saja, dan saya pun mengimbau agar mereka tetap tenang karena ini bukan suatu kasus yang menjadi polemik," tutur Ketua Umum HACI Andreas Boediman, ketika dihubungi okezone, Selasa (2/2/2010).

Ia menuturkan, bila memang benar terjadi kerusakan, maka pihaknya akan menjalin kerja sama dengan HPM guna memperbaiki kesalahan yang terjadi. "Karena ini kan menyangkut nyawa manuasia," paparnya.

Dirinya juga menyebutkan, HPM tergolong sebagai ATPM yang cukup berani membeberkan kasus penarikan tersebut dibanding ATPM lainnya.

Sebab jauh sebelum City, di tahun 2007 silam katanya juga terjadi penarikan serupa untuk CR-V, Accord, dan Jazz. "Toh sampai sekarang pemilik mobil-mobil tersebut masih tetap banyak," pungkasnyA.

Alasan Mengapa Jazz di Indonesia Tidak Ditarik


AKARTA - PT Honda Prospect Motor (HPM) telah memutuskan untuk menarik 3.240 unit Honda City yang beredar di Indonesia. Namun untuk Jazz malah aman. Apa bedanya?

Ternyata antara Jazz dan City menggunakan dua mekanisme power windows yang berbeda. Marketing & Aftersales Service Director HPM Jonfis Fandy menegaskan, kedua mobil tersebut menggunakan desain power windows yang berbeda.

"Jazz yang diproduksi di dunia menggunakan komponen power window master switch keluaran merek Omron. Sementara Jazz yang diproduksi di Indonesia menggunakan komponen power window master switch yang diproduksi oleh Toyo Denso," katanya ketika dihubungi okezone, Selasa (2/2/2010).

Nah, antara kedua merek tersebut tenyata masing-masing punya karakteristik yang berbeda. "Di dunia, Honda Jazz punya desain power windows yang berbeda. Yang satu memiliki celah, dan satunya lagi tidak punya celah," katanya.

Desain power window master switch keluaran Omron tersebutlah yang memiliki desain celah yang memungkinkan air masuk dan merusak sistem serta menyebabkan terjadinya konsleting.

"Honda City tahun 2007 sampai 2008 yang diproduksi di Indonesia menggunakan power window master switch yang memiliki desain tidak punya celah atau celahnya terlalu kecil untuk dimasuki air dalam jumlah yang banyak, seperti yang dipakai di Jazz yang ada di beberapa negara lain di dunia," katanya.

Sementara untuk Jazz, tambah Jonfis, HPM mengacu pada penggunaan di Thailand yang tidak memiliki desain power window master switch bercelah, sehingga tidak mudah kemasukan air.

Selain itu, papar Jonfis, kejadian di Amerika maupun negara-negara sebenarnya juga bukan merupakan faktor kerusakan dari komponen power window master switch itu sendiri, namun ada faktor lain.

"Kecelakaan itu kan akibat kaca jendela mobil tersebut tidak ditutup ketika hujan deras dalam waktu yang lama. Sehingga airnya masuk ke bagian power window master switch. Bukan komponennya yang tiba-tiba rusak atau bermasalah. Sama halnay ketika ponsel terkena air maka juga akan rusak," tegas dia.

Karena itulah, HPM selaku pemegang merek mobil Honda akan menutup bagian bercelah tersebut dengan sealant sehingga air akan sulit masuk ke komponen tersebut.

Ia menuturkan, untuk konsumen di Indonesia, selama tidak membuka jendela dalam waktu yang lama saat hujan deras yang menyebabkan air masuk terlalu banyak ke bagian power window master switch, maka komponen tersebut tidak akan rusak.

"Dan saya rasa di Indonesia jarang sekali pengguna City yang membiarkan jendelanya terbuka saat hujan deras," tutup pria ini. (uky)

Sabtu, 30 Januari 2010

Aprilia Recall RSV4


Produsen motor sport Aprilia mengirimkan imbauan kepada para pemilik RSV4 di Amerika Serikat (AS) untuk segera memperbaiki tunggangan kesayangan mereka ke diler resmi Aprilia.

Sebab, pabrikan roda dua Italia tersebut mensinyalir ada kerusakan mesin yang terjadi pada sebagian produksi Aprilia RSV4 yang dijual di AS.

Namun, seperti dikutip Motorcycle.com, Senin (25/1/2010) Aprilia tidak menyebut apakah RSV4 atau RSV Factory yang di tarik kembali (recall). Sebab keduanya menggunakan meisn yang mirip.

"Pemilik motor tersebut diharapkan tidak mengendarai Aprilia RSV4 sampai perbaikan selesai dilakukan," tulis situr khusus penggemar kuda besi itu.

Aprilia di Italia melansir, diduga ada beberapa komponen pada sejumlah mesin RSV4 yang diproduksi untuk rentang waktu tertentu yang tidak memenuhi standar kualitas.

Sayangnya, pihak pabrikan tidak menjelaskan apa bagian yang dimaksud. Sumber di Aprilia hanya menyebut, bahan yang kurang berkualitas tersebut bisa menimbulkan kerusakan fatal pada mesin motor sport itu dimasa mendatang.

Pihak Aprilia AS, kabarnya sudah mulai mengontak para konsumennya untuk segera membawa tunggangannya ke diler resmi Aprilia dan segera melakukan perbaikan pada komponen yang bermasalah tadi.

Featured Video

WELCOME TO http://ricopengetahuan.blogspot.com/ ....

INTERNET TEKNOLOGI