Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Selasa, 02 Februari 2010

Alasan Mengapa Jazz di Indonesia Tidak Ditarik

/ On : 03.09/ Terimakasih telah menyempatkan waktu untuk berkunjung di BLOG saya yang sederhana ini. Semoga memberikan manfaat meski tidak sebesar yang Anda harapakan. untuk itu, berikanlah kritik, saran dan masukan dengan memberikan komentar. Jika Anda ingin berdiskusi atau memiliki pertanyaan seputar artikel ini, silahkan hubungan saya lebih lanjut via e-mail di ricosaputra.5@gmail.com.

AKARTA - PT Honda Prospect Motor (HPM) telah memutuskan untuk menarik 3.240 unit Honda City yang beredar di Indonesia. Namun untuk Jazz malah aman. Apa bedanya?

Ternyata antara Jazz dan City menggunakan dua mekanisme power windows yang berbeda. Marketing & Aftersales Service Director HPM Jonfis Fandy menegaskan, kedua mobil tersebut menggunakan desain power windows yang berbeda.

"Jazz yang diproduksi di dunia menggunakan komponen power window master switch keluaran merek Omron. Sementara Jazz yang diproduksi di Indonesia menggunakan komponen power window master switch yang diproduksi oleh Toyo Denso," katanya ketika dihubungi okezone, Selasa (2/2/2010).

Nah, antara kedua merek tersebut tenyata masing-masing punya karakteristik yang berbeda. "Di dunia, Honda Jazz punya desain power windows yang berbeda. Yang satu memiliki celah, dan satunya lagi tidak punya celah," katanya.

Desain power window master switch keluaran Omron tersebutlah yang memiliki desain celah yang memungkinkan air masuk dan merusak sistem serta menyebabkan terjadinya konsleting.

"Honda City tahun 2007 sampai 2008 yang diproduksi di Indonesia menggunakan power window master switch yang memiliki desain tidak punya celah atau celahnya terlalu kecil untuk dimasuki air dalam jumlah yang banyak, seperti yang dipakai di Jazz yang ada di beberapa negara lain di dunia," katanya.

Sementara untuk Jazz, tambah Jonfis, HPM mengacu pada penggunaan di Thailand yang tidak memiliki desain power window master switch bercelah, sehingga tidak mudah kemasukan air.

Selain itu, papar Jonfis, kejadian di Amerika maupun negara-negara sebenarnya juga bukan merupakan faktor kerusakan dari komponen power window master switch itu sendiri, namun ada faktor lain.

"Kecelakaan itu kan akibat kaca jendela mobil tersebut tidak ditutup ketika hujan deras dalam waktu yang lama. Sehingga airnya masuk ke bagian power window master switch. Bukan komponennya yang tiba-tiba rusak atau bermasalah. Sama halnay ketika ponsel terkena air maka juga akan rusak," tegas dia.

Karena itulah, HPM selaku pemegang merek mobil Honda akan menutup bagian bercelah tersebut dengan sealant sehingga air akan sulit masuk ke komponen tersebut.

Ia menuturkan, untuk konsumen di Indonesia, selama tidak membuka jendela dalam waktu yang lama saat hujan deras yang menyebabkan air masuk terlalu banyak ke bagian power window master switch, maka komponen tersebut tidak akan rusak.

"Dan saya rasa di Indonesia jarang sekali pengguna City yang membiarkan jendelanya terbuka saat hujan deras," tutup pria ini. (uky)

0 komentar:

Posting Komentar

Featured Video

WELCOME TO http://ricopengetahuan.blogspot.com/ ....

INTERNET TEKNOLOGI